Fanfiction

[URL=https://info.flagcounter.com/HyXC][IMG]https://s11.flagcounter.com/count2/HyXC/bg_FFFFFF/txt_000000/border_CCCCCC/columns_2/maxflags_10/viewers_0/labels_0/pageviews_0/flags_0/percent_0/[/IMG][/URL]

Sabtu, 21 Mei 2016

FF "Really! You Love Me"




Title : Really!! You Love Me
Cast: Park chanyeol, Byun baekhyun dan kim so hyun
Genre: School and romance
Writer: Ani Habibah (biyeol
)

“Hyaa… kau mau mati ya” teriak seorang gadis cantik sambil berlari mengejar seorang pria tampan yang sudah menganggunya. Pria itu bernama park chanyeol, sedangkan gadis cantik itu bernama kim so hyun. Chan selalu menganggu so hyun ketika sedang belajar. Dia tidak suka melihat so hyun menjadi rajin belajar dan melupakannya, sehingga dengan menganggunya chan dapat tertawa bersama lagi dengan so hyun. Sahabat karib chan yang bernama baekhyun selalu menasehati chan dengan ucapan yang selalu sama.
“chanyeol-ah.. jangan menganggunya. Dia belajar supaya lulus ujian SAT” setengah berteriak
Chan selalu menjawab ucapan baekhyun dengan jawaban yang sama.
“baekhyun-ah. Ujian SAT kan masih lama” ujarnya sambil tertawa
Mereka bertiga sudah berteman sejak kecil. Chan benar-benar merasa kehilangan ketika melihat so hyun rajin belajar. Dia tidak ingin kehilangan kebersamaan masa smanya yang indah karena so hyun yang selalu belajar. So hyun sendiri selalu menahan emosinya untuk menghentikan chan. Ditahun ketiga dan umur yang sudah semakin tua, chan sama sekali tidak berubah. Sifat kekanak-kanakannya seperti sudah melekat dihidupnya, sehingga sulit rasanya bagi chan untuk berubah dewasa seperti baekhyun. So hyun mulai melupakan cerita masa kecilnya ketika chan mencoba untuk mengingatkan kembali.
“kau benar-benar belum dewasa!! Aku bahkan sudah melupakan masa kecil kita. Kenapa kau terus mengulangnya sampai aku bosan, apa sulit bagimu untuk melupakannya” ujar so hyun kesal ditengah-tengah chanyeol sedang bercerita
“aku kan hanya mengingat masa kecil kita. Baekhyun.. apa kau sudah bosan dengan cerita masa kecil kita” tanya chanyeol
“Ahh.. itu. Sebenarnya aku mulai bosan dengan ceritamu” jawab baekhyun pelan sambil meletakkan kedua tangannya diatas kepalanya
“Hyaa… kenapa kalian tidak mengasikan lagi sih. Baiklah. Aku akan ganti topik, baekhyun!! Aku akan mengajak seorang gadis untuk berkencan..” ujarnya kesal
Baekhyun hanya menatap chanyeol heran karena ucapannya yang terdengar ambigu. Sedangkan so hyun menatap chanyeol dengan tatapan kesal.
“kencanilah gadis itu sesuka hatimu. Aku akan kekelas..” ucap so hyun kesal beranjak meninggalkan mereka berdua.
Chan sengaja mengatakan hal itu karena dia tahu perasaan so hyun padanya. So hyun pernah menyatakan cintanya ketika mereka pergi mendaftar disma chunkuk high school, namun chan menganggap bahwa so hyun hanya main-main dengannya dan tidak serius dengan yang dikatakannya. Hanya saja baekhyun yang tidak mengetahui jika so hyun diam-diam sudah menyatakan cintanya. So hyun mengatakan saat mereka berdua sedang duduk ditaman. Chan memang tidak menerima so hyun, namun hubungan mereka sebagai sahabat karib tidak akan putus ditengah jalan meskipun so hyun diam-diam menyukainya. Mereka tetap berteman baik, meskipun hati so hyun sangat sakit karena ditolak chanyeol.
“dia kenapa!!” tanya baekhyun heran
“tentu saja dia cemburu padaku..” ujarnya sambil beranjak pergi menyusul so hyun.
Baekhyun melihat kedua sahabat karibnya aneh. Namun tetap berfikit positive, mungkin so hyun kesal dengan ucapan chanyeol yang membuatnya iri. Ketika mereka baru pertama kali berada dikelas pertama, mereka bertiga berjanji berlomba untuk mendapatkan seorang kekasih. Sehingga ketika chan mengatakan hal itu bisa saja so hyun iri karena dia belum mendapatkan seorang kekasih.
***
Malam ini chanyeol dan baekhyun telah sepakat untuk belajar bersama dirumah so hyun. Sebenarnya chan tidak suka belajar, namun karena ujian SAT sudah semakin dekat, chan terpaksa belajar bersama dirumah so hyun. So hyun menyambut mereka berdua ketika mereka berdua sampai didepan pintu gerbang rumahnya.
“kau tidak perlu menyambut kami..” ucap chan berjalan terus memasuki rumah so hyun meskipun tuan rumah belum menyuruhnya masuk.
“Hyaaa…” teriak so hyun kesal. Chanyeol melihat kebelakang dan berlari menuju pintu masuk rumah so hyun ketika so hyun mengejarnya. Baekhyun hanya tersenyum sambil berjalan santai memasuki rumah so hyun.
“rumahmu masih sama” ucap chanyeol sambil tiduran diatas sofa
So hyun memukul badan chan menggunakan bukunya sambil berkata.
“Hyaa… kau kesini mau belajar atau tidur”
“Hyaaa.. kau ini kenapa sangat galak sih..” keluh chanyeol sambil memperbaiki gaya duduknya. Kemudian dia mengambil buku pelajarannya dengan terpaksa.
Mereka belajar dengan nikmat. Chanyeol terus-terusan bertanya pada so hyun ketika ada pelajaran yang tidak dia mengerti. So hyun sendiri sangat senang ketika mengajari chanyeol belajar, perasaan so hyun terhadap chan masih sama seperti perasaan so hyun ketika dia mengatakan perasaannya pada chanyeol. Ditengah-tengah belajar mereka, chanyeol selalu membuat lelucon untuk mencairkan suasana.
“kami pulang dulu ya..” ucap baekhyun tersenyum pada so hyun sambil melambaikan tangannya. So hyun membalas lambaian tangan baekhyun dan tersenyum. Sedangkan chanyeol terus berjalan karena dirinya sudah mengantuk.
Pagi harinya mereka bertiga berangkat kesekolah bersamaan. Chan mengonceng so hyun dengan sepedanya sedangkan baekhyun menaiki sepedanya sendirian. Sesampainya disekolah, mereka bertiga jalan bersamaan menuju kelas mereka. Seperti biasa para siswi selalu dibuat iri dengan nasib so hyun. Bagaimana tidak iri, setiap hari so hyun berjalan dengan dikawal dua orang tampan yang menjadi idola disekolahnya.
Mereka bertiga memasuki kelas dan duduk dibangku mereka masing-masing. Hari ini tes pertama ujian SAT. Chanyeol merasa sangat beruntung telah belajar bersama dirumah so hyun. Semua murid mengerjakan soal tes pertama dengan tenang. Hanya chanyeol lah yang sedikit ribut karena terus-terusan menjatuhkan penanya kelantai. Tentu saja itu sebuah alasan supaya dia bisa bertanya pada so hyun, namun so hyun pura-pura tidak mendengar ketika chan memanggilnya.
“kau selalu mendadak budeg setiap kali ujian. Apa kau sudah memeriksakan telingamu..” tanya chanyeol setelah tes pertama ujian SAT selesai.
So hyun tertawa pelan mendengar perkataan chanyeol lalu menjawab pertanyaan chanyeol.
“aku minta maaf. Aku tidak memiliki katenbath untuk membersihkan telingaku..”
“Hyaa… kau” ucap chan tertawa sambil merangkul so hyun. Lalu merangkul baekhyun juga. Mereka tertawa bersamaan kecuali baekhyun, dia hanya tersenyum.
Mereka bertiga pergi kesebuah sungai biasa tempat mereka berkumpul. Sungai itu terletak tidak jauh dari sekolah mereka, sepulang sekolah mereka selalu pergi kesungai itu untuk bercanda dan beristirahat. Chanyeol selalu melempari air sungai dengan bebatuan sedangkan baekhyun selalu tiduran dibawah pohon yang terletak dipinggiran sungai. So hyun mendatangi baekhyun dan membaringkan tubuhnya disamping tubuh baekhyun sambil berkata.
“aku sangat merindukan tempat ini!!” ujarnya sambil tersenyum
“benarkah!! Padahal kita selalu kesungai ini sepulang sekolah” tanya baekhyun heran
“Maksudku aku merindukan suasana seperti ini!! Saat kita kecil, kita bertiga selalu tiduran dibawah pohon ini sambil menatap langit biru dengan sinar matahari yang hangat”
“bukankah kau sudah melupakan masa kecil kita ya” tanya baekhyun
“itu tidak benar. Aku mengatakan hal itu supaya chan bisa diam”
Chanyeol mendatangi mereka berdua sambil berkata “hyaa.. hyun-ah. Pahamu terlihat sangat jelas diujung sungai sana” ucap chanyeol bercanda sambil menunjukan ujung sungai.
So hyun terkejut dengan kedatangan dan ucapan chanyeol. So hyun buru-buru berdiri supaya lekuk kakinya tidak dilihat oleh chanyeol. Dia merasa malu dan berusaha menurunkan roknya. Baekhyun melihat so hyun aneh, biasanya so hyun tidak peduli dengan ucapan chanyeol. Sedangkan chayeol hanya tertawa melihat tingkah so hyun yang mendadak aneh.
“kau kenapa!! Rokmu itu sangat pendek. Percuma kau menurunkannya” ujar chanyeol tertawa
“diam kau!!” ucap so hyun kesal
“sini aku bantu..” sambung chanyeol mendekat ke so hyun
“kau berani mendekat…” ucap so hyun mengancam
Baekhyun mendadak terdiam tanpa senyuman. Dia merasa iri dengan kedekatan so hyun dan chanyeol. Meskipun baekhyun teman dekat mereka berdua, baekhyun tidak bisa sedekat ini dengan so hyun.
“setelah kita lulus sekolah. Ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu.. tolong jangan terkejut” ucap chanyeol serius
“apa yang ingin kau katakan!!” tanya so hyun heran
“tunggu saja..” jawab chanyeol tersenyum manis pada so hyun
Baekhyun menatap mata chanyeol yang penuh arti. Baekhyun paham betul jika chanyeol diam-diam menyukai so hyun. Namun baekhyun tidak ingin bertanya pada chanyeol, baekhyun sudah menebak chanyeol akan mengatakan kalau dirinya menyukai so hyun.
***
Hari ini pengumuman hasil tes pertama ujian SAT diumumkan dimading sekolah. So hyun buru-buru berlari menuju mading itu untuk melihat hasil nilanya dites pertama. Sedangkan chanyeol tidak ada niat untuk melihat nilainya, dia sudah mengetahui nilainya sebelum dia melihat hasilnya. Namun karena baekhyun penasaran dengan nilanya, chanyeol terpaksa mengikuti baekhyun dan akhirnya melihat nilanya yang gagal itu.
So hyun kegirangan melihat nilainya, so hyun mendapatkan nilai terbaik dites pertama ujian SAT. Sedangkan baekhyun berada diposisi kesepuluh, cukup membuat baekhyun lega. Sedangkan chanyeol sama sekali tidak bahagia karena dirinya berada diposisi 144 dari 200 murid tahun ketiga. Chanyeol benar-benar menyesal tidak mengerjakan soalnya dengan benar, dia hanya mengandalkan temannya yang sama sekali tidak ingin memberikan jawabannya. So hyun melihat chan kasihan, dia berjalan diantara keramaian orang untuk mendekat ke chanyeol.
“tenang saja. Ini kan baru tes. Untuk ujian SAT yang sebenarnya, kau harus bisa berada di nomor 100. Atau jika kau mau kau bisa saja berada diposisi 50” ucap so hyun tersenyum memberikan chanyeol semangat.
“aku tahu. Lagi pula aku tidak sedih. Aku akan berusaha. Fithing..” balas chanyeol dengan senyumnya yang khas. Dimana dia selalu menampakan gigi putihnya saat terseyum.
Seseorang yang berada dibelakang so hyun tidak sengaja mendorong tubuh so hyun. So hyun terjatuh menabrak chanyeol. Sesuatu yang tidak so hyun harapkan terjadi. Ketika so hyun menindih tubuh chanyeol tidak sengaja bibir mereka saling bersentuhan. Untungnya saja suasana saat ini sedang ramai, sehingga tidak ada yang melihat mereka berdua. So hyun buru-buru berdiri dan membersihkan roknya yang kotor terkena debu.
“kau tidak apa-apa!!” tanya chanyeol
“aku minta maaf. Aku tidak sengaja” jawab so hyun menahan malu
“apa kau malu???” tanya chan
“aku tidak malu”
“pipimu berubah menjadi merah” ucap chan sambil menyentuh pipi so hyun yang terlihat merah. So hyun mencoba menyembunyikan pipinya yang berubah merah dengan berlari menghindari chan.
“dia kenapa!!” tanya baekhyun tiba-tiba
“dia terjatuh dan menindihku. Tidak sengaja bibir kami bersentuhan…” jawab chan polos
Baekhyun terdiam dengan jawaban chanyeol. Dia sama sekali tidak menginginkan jawaban seperti ini. Mungkin bagi chan itu hal biasa, namun baginya itu merupakan ucapan yang cukup membuat hatinya menjadi sakit dan mendadak kesal dengan chanyeol.
“kau kenapa!!” tanya chanyeol
“tidak” jawab baekhyun dengan nada suaranya yang terdengar dingin. Lalu pergi meninggalkan chan dengan ekspresi wajah yang tidak mengenakan. Chanyeol melihat baekhyun heran. Dia berfikir apakah baekhyun cemburu.
 ***
Hari ini pelaksanaan ujian SAT yang terakhir sedang dilaksanakan. Semua murid terlihat tenang ketika menjawab soalnya. Chanyeol juga mengerjakan dengan tenang, dia dan baekhyun sudah belajar bersama. Bahkan setiap malam mereka berdua tidak pernah absen untuk mendatangi rumah so hyun untuk belajar bersama.
Semua murid tahun ketiga telah selesai mengerjakan soal ujian SAT. Chanyeol kegirangan telah menjawab soalnya dengan mudah. So hyun dan baekhyun tersenyum melihat chan bahagia.
“sebentar lagi kita akan lulus sekolah. Apa yang akan kalian lakukan setelah lulus!!” tanya chan pada kedua sahabatnya
“aku akan kuliah dibidang kedokteran” jawab so hyun tersenyum
“aku kuliah dibidang fisika. Aku ingin menjadi seorang fisikawan” jawab baekhyun
“Ahh… kalau aku. Ingin mengatakan sesuatu pada seorang gadis” ucap chan bercanda. Mereka bertiga kembali membaur dengan suara tawa bahagia.
Untuk merayakan ujian SAT telah berakhir. Chanyeol mengajak kedua sahabat karibnya untuk bersantai disebuah café. So hyun menerima ajakan chanyeol karena ujian telah selesai.
“2 hari lagi kita akan melihat hasil pengumuman lulus atau tidak lulusnya kita. Aku sudah tidak sabar..” ucap chanyeol tersenyum. Dia merasa sangat bahagia.
So hyun dan baekhyun hanya tersenyum melihat chan bahagia. Entah apa yang membuatnya bahagia, mereka berdua berusaha untuk mengerti dengan perasaan chanyeol.
Ditengah-tengah mereka bercerita. Baekhyun meminta izin pada mereka berdua karena ibunya menelepon dan menyuruhnya membeli sebuah kecap manis dan saos yang pedas disebuah minimarket. Chanyeol dan so hyun tidak heran dengan kebiasaan baekhyun, dia memang anak yang selalu menuruti keinginan orang tuanya.
Dua hari kemudian. Semua murid bahagia melihat hasil ujian mereka. 98% murid tahun ketiga lulus dengan nilai yang baik. Chanyeol benar-benar bahagia peringkatnya berada diperingkat 96, paling tidak dia meningkat. Sedangkan so hyun dan baekhyun berada diposisi yang sama. Chanyeol berlari mendekat ke so hyun yang sedang bercengkrama dengan teman wanitanya dibawah pohon yang rindang. Baekhyun melihat chanyeol dari kejauhan dan tersenyum.
“hyun-ah. Ada yang ingin aku katakan padamu…” ucap chan tiba-tiba sambil mengatur nafasnya
“apa yang ingin kau katakan!!” tanya so hyun heran
“Hyaa… apa kau lupa. Aku sudah pernah mengatakan hal ini saat kita disungai. Aku ingin jujur padamu…”
“ya sudah. Katakanlah”
“aku menyukaimu. Jadilah pacarku..” ucap chanyeol tiba-tiba
Semua teman so hyun yang berada disekitar so hyun terkejut dengan pengungkapan chanyeol. Begitupun dengan so hyun, dia lebih terkejut ketimbang yang lainnya. Baekhyun dari kejauhan paham betul jika chan sudah menyatakan perasaannya pada so hyun. Sebenarnya baekhyun kesal, namun dia berusaha terlihat bahagia.
“ka-kau menyukaiku. Benarkah!! Kau menyukaiku..” tanya so hyun tidak percaya
“itu memang benar. Aku menyukaimu. Meskipun kita seorang sahabat, apa salah jika aku menyukaimu..” jawab chan tersenyum pada so hyun
“hyaaa… chanyeol-ah. Aku sudah lama tidak menyukaimu. Aku minta maaf karena aku akan menolakmu..” sambung so hyun sambil memalingkan wajahnya dari tatapan chanyeol.
“kau bohong. Perasaanmu masih sama. Matamu tidak bisa berbohong”
“aku memang sudah tidak menyukaimu lagi. Sepertinya kita terjebak cinta segitiga”
“sudahlah. Kau jangan membuat alasan yang tidak masuk akal, jika kau terus-terusan mencari alasan itu semakin menunjukan kalau kau ini mencoba untuk berbohong” ucap chan menatap so hyun sambil tersenyum “Jika kau tidak menyukaiku.. apa yang akan kau lakukan jika aku melakukan hal aneh yang tentu saja akan membuatmu malu!!” sambung chanyeol
“memangnya apa yang akan kau lakukan!!” tanya so hyun menantang
Entah mendapat keberanian dari mana. Chanyeol mendekatkan tubuhnya dengan so hyun, lalu mencium bibir mungil so hyun. Ciuman ini terasa agak lama, so hyun sendiri benar-benar terkejut dengan tindakan chanyeol. Semua teman so hyun menyoraki mereka berdua. Baekhyun dari kejauhan melihat fenomena ini, dia hanya bisa tersenyum. Chanyeol menghentikan aksinya, dia menatap so hyun yang hanya terdiam.
“apa yang akan kau lakukan!!” tanya chanyeol mencoba membuat so hyun sadar dari lamunannya
“Hyaa… kau mau mati ya” jawab so hyun sambil memukuli tubuh chanyeol. Chanyeol berlari untuk menghindari pukulan dari so hyun. Chan benar-benar bahagia telah mengatakan yang sebanarnya.
Selama ini sejak so hyun mengatakan kalau dia menyukai chanyeol. Chan diam-diam mulai memperhatikan so hyun dan semakin lama chan mersakan hal yang sama pada so hyun. Maka tidak heran jika chan selalu menganggu so hyun, dia ingin so hyun menyadarinya.
***
Beberapa tahun kemudian. Chanyeol dan baekhyun mengadakan reunian untuk mengenang masa lalu. Mereka berdua telah sepakat bertemu dicafe tempat biasa mereka berkumpul saat masih sekolah. Impian baekhyun untuk menjadi seorang fisikawan sudah terwujud, sedangkan chanyeol berhasil dengan menjadi seorang manager disebuah perusahaan elektronik. Mereka berdua bercerita sambil tertawa mengingat cerita lucu saat mereka masih sekolah.
“oh ya.. chan. Dimana istrimu!! Bukankah istrimu sudah lama melahirkan. Bagaimana keadaan anakmu. Apa dia sehat?” tanya baekhyun.
Saat ini chanyeol memang sudah mempunyai seorang istri dan anak. Dia menikah dua tahun lalu ketika kekasihnya menerima gelar dokter disalah satu universitas di korea.
“aku minta maaf karena aku tidak datang untuk melihat anakmu. Kau tahu sendiri kan aku sangat sibuk…” sambung baekhyun
“mereka berdua sehat. Sebentar lagi mereka akan sampai..” jawab chan sambil melihat jam tangannya
Ketika chanyeol selesai mengatakan hal itu. Pintu dicafe itu terbuka, mereka berdua bersamaan melihat kearah pintu dan tersenyum. Seorang perempuan dengan seorang anak digendongannya tersenyum pada mereka berdua. Chanyeol tersenyum melihat istrinya sudah datang, lalu menyuruh istrinya untuk duduk disampingnya. Chanyeol mengendong anak perempuan tercintanya yang baru berusia 10 bulan, anaknya sangat lucu dan cantik seperti ibunya.
“kau sama sekali tidak berubah” ucap baekhyun pada istri chanyeol
“Hyaaa… memangnya apa yang harus kurubah!! Kau kemana saja, kenapa kau jarang mampir kerumah kami” jawab istri chanyeol.
“chan. Apa kau tidak memberikan so hyun uang untuk mengoperasi tinggi badannya. Meskipun sudah punya anak, tingginya masih sama. Tidak berubah..” balas baekhyun bercanda
“aku sudah memberinya. Namun dokter mengatakan kalau tinggi badannya tidak bisa dioperasi” ucap chanyeol sambil tertawa. Baekhyun ikut tertawa mendengar ucapan chanyeol, sedang so hyun yang ternyata sudah menjadi istri chanyeol hanya bisa menahan kesal.
Reunian kali ini memang terasa berbeda. Hubungan chanyeol dan so hyun berakhir bahagia. Setelah chanyeol mengatakan kalau dirinya menyukai so hyun dan mengajaknya berpacaran, so hyun menerimanya. Selama mereka berdua berada dibangku perkuliahan, mereka sudah menjalin hubungan. Sayangnya so hyun menamatkan kuliahnya agak lama dari chanyeol. Setelah so hyun lulus kuliah, chanyeol langsung melamar so hyun dan so hyun menerima lamaran chanyeol dengan senang hati. Sedangkan baekhyun sangat bahagia dengan pekerjaannya sekarang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar