Title : Really!! You Love Me
Cast: Park chanyeol, Byun baekhyun dan kim so hyun
Genre: School and romance
Writer: Ani Habibah (biyeol)
Cast: Park chanyeol, Byun baekhyun dan kim so hyun
Genre: School and romance
Writer: Ani Habibah (biyeol)
“Hyaa… kau mau
mati ya” teriak seorang gadis cantik sambil berlari mengejar seorang pria
tampan yang sudah menganggunya. Pria itu bernama park chanyeol, sedangkan gadis
cantik itu bernama kim so hyun. Chan selalu menganggu so hyun ketika sedang
belajar. Dia tidak suka melihat so hyun menjadi rajin belajar dan melupakannya,
sehingga dengan menganggunya chan dapat tertawa bersama lagi dengan so hyun.
Sahabat karib chan yang bernama baekhyun selalu menasehati chan dengan ucapan
yang selalu sama.
“chanyeol-ah..
jangan menganggunya. Dia belajar supaya lulus ujian SAT” setengah berteriak
Chan selalu
menjawab ucapan baekhyun dengan jawaban yang sama.
“baekhyun-ah.
Ujian SAT kan masih lama” ujarnya sambil tertawa
Mereka bertiga
sudah berteman sejak kecil. Chan benar-benar merasa kehilangan ketika melihat
so hyun rajin belajar. Dia tidak ingin kehilangan kebersamaan masa smanya yang
indah karena so hyun yang selalu belajar. So hyun sendiri selalu menahan
emosinya untuk menghentikan chan. Ditahun ketiga dan umur yang sudah semakin
tua, chan sama sekali tidak berubah. Sifat kekanak-kanakannya seperti sudah
melekat dihidupnya, sehingga sulit rasanya bagi chan untuk berubah dewasa
seperti baekhyun. So hyun mulai melupakan cerita masa kecilnya ketika chan
mencoba untuk mengingatkan kembali.
“kau
benar-benar belum dewasa!! Aku bahkan sudah melupakan masa kecil kita. Kenapa
kau terus mengulangnya sampai aku bosan, apa sulit bagimu untuk melupakannya” ujar
so hyun kesal ditengah-tengah chanyeol sedang bercerita
“aku kan hanya
mengingat masa kecil kita. Baekhyun.. apa kau sudah bosan dengan cerita masa
kecil kita” tanya chanyeol
“Ahh.. itu.
Sebenarnya aku mulai bosan dengan ceritamu” jawab baekhyun pelan sambil
meletakkan kedua tangannya diatas kepalanya
“Hyaa… kenapa
kalian tidak mengasikan lagi sih. Baiklah. Aku akan ganti topik, baekhyun!! Aku
akan mengajak seorang gadis untuk berkencan..” ujarnya kesal
Baekhyun hanya
menatap chanyeol heran karena ucapannya yang terdengar ambigu. Sedangkan so
hyun menatap chanyeol dengan tatapan kesal.
“kencanilah
gadis itu sesuka hatimu. Aku akan kekelas..” ucap so hyun kesal beranjak
meninggalkan mereka berdua.
Chan sengaja
mengatakan hal itu karena dia tahu perasaan so hyun padanya. So hyun pernah
menyatakan cintanya ketika mereka pergi mendaftar disma chunkuk high school,
namun chan menganggap bahwa so hyun hanya main-main dengannya dan tidak serius
dengan yang dikatakannya. Hanya saja baekhyun yang tidak mengetahui jika so
hyun diam-diam sudah menyatakan cintanya. So hyun mengatakan saat mereka berdua
sedang duduk ditaman. Chan memang tidak menerima so hyun, namun hubungan mereka
sebagai sahabat karib tidak akan putus ditengah jalan meskipun so hyun
diam-diam menyukainya. Mereka tetap berteman baik, meskipun hati so hyun sangat
sakit karena ditolak chanyeol.
“dia kenapa!!”
tanya baekhyun heran
“tentu saja dia
cemburu padaku..” ujarnya sambil beranjak pergi menyusul so hyun.
Baekhyun
melihat kedua sahabat karibnya aneh. Namun tetap berfikit positive, mungkin so
hyun kesal dengan ucapan chanyeol yang membuatnya iri. Ketika mereka baru
pertama kali berada dikelas pertama, mereka bertiga berjanji berlomba untuk
mendapatkan seorang kekasih. Sehingga ketika chan mengatakan hal itu bisa saja
so hyun iri karena dia belum mendapatkan seorang kekasih.
***
Malam ini
chanyeol dan baekhyun telah sepakat untuk belajar bersama dirumah so hyun.
Sebenarnya chan tidak suka belajar, namun karena ujian SAT sudah semakin dekat,
chan terpaksa belajar bersama dirumah so hyun. So hyun menyambut mereka berdua
ketika mereka berdua sampai didepan pintu gerbang rumahnya.
“kau tidak
perlu menyambut kami..” ucap chan berjalan terus memasuki rumah so hyun
meskipun tuan rumah belum menyuruhnya masuk.
“Hyaaa…” teriak
so hyun kesal. Chanyeol melihat kebelakang dan berlari menuju pintu masuk rumah
so hyun ketika so hyun mengejarnya. Baekhyun hanya tersenyum sambil berjalan
santai memasuki rumah so hyun.
“rumahmu masih
sama” ucap chanyeol sambil tiduran diatas sofa
So hyun memukul
badan chan menggunakan bukunya sambil berkata.
“Hyaa… kau
kesini mau belajar atau tidur”
“Hyaaa.. kau
ini kenapa sangat galak sih..” keluh chanyeol sambil memperbaiki gaya duduknya.
Kemudian dia mengambil buku pelajarannya dengan terpaksa.
Mereka belajar
dengan nikmat. Chanyeol terus-terusan bertanya pada so hyun ketika ada
pelajaran yang tidak dia mengerti. So hyun sendiri sangat senang ketika
mengajari chanyeol belajar, perasaan so hyun terhadap chan masih sama seperti
perasaan so hyun ketika dia mengatakan perasaannya pada chanyeol.
Ditengah-tengah belajar mereka, chanyeol selalu membuat lelucon untuk
mencairkan suasana.
“kami pulang
dulu ya..” ucap baekhyun tersenyum pada so hyun sambil melambaikan tangannya.
So hyun membalas lambaian tangan baekhyun dan tersenyum. Sedangkan chanyeol
terus berjalan karena dirinya sudah mengantuk.
Pagi harinya
mereka bertiga berangkat kesekolah bersamaan. Chan mengonceng so hyun dengan
sepedanya sedangkan baekhyun menaiki sepedanya sendirian. Sesampainya
disekolah, mereka bertiga jalan bersamaan menuju kelas mereka. Seperti biasa
para siswi selalu dibuat iri dengan nasib so hyun. Bagaimana tidak iri, setiap
hari so hyun berjalan dengan dikawal dua orang tampan yang menjadi idola
disekolahnya.
Mereka bertiga
memasuki kelas dan duduk dibangku mereka masing-masing. Hari ini tes pertama
ujian SAT. Chanyeol merasa sangat beruntung telah belajar bersama dirumah so
hyun. Semua murid mengerjakan soal tes pertama dengan tenang. Hanya chanyeol
lah yang sedikit ribut karena terus-terusan menjatuhkan penanya kelantai. Tentu
saja itu sebuah alasan supaya dia bisa bertanya pada so hyun, namun so hyun
pura-pura tidak mendengar ketika chan memanggilnya.
“kau selalu
mendadak budeg setiap kali ujian. Apa kau sudah memeriksakan telingamu..” tanya
chanyeol setelah tes pertama ujian SAT selesai.
So hyun tertawa
pelan mendengar perkataan chanyeol lalu menjawab pertanyaan chanyeol.
“aku minta
maaf. Aku tidak memiliki katenbath untuk membersihkan telingaku..”
“Hyaa… kau”
ucap chan tertawa sambil merangkul so hyun. Lalu merangkul baekhyun juga.
Mereka tertawa bersamaan kecuali baekhyun, dia hanya tersenyum.
Mereka bertiga
pergi kesebuah sungai biasa tempat mereka berkumpul. Sungai itu terletak tidak
jauh dari sekolah mereka, sepulang sekolah mereka selalu pergi kesungai itu
untuk bercanda dan beristirahat. Chanyeol selalu melempari air sungai dengan
bebatuan sedangkan baekhyun selalu tiduran dibawah pohon yang terletak
dipinggiran sungai. So hyun mendatangi baekhyun dan membaringkan tubuhnya
disamping tubuh baekhyun sambil berkata.
“aku sangat
merindukan tempat ini!!” ujarnya sambil tersenyum
“benarkah!!
Padahal kita selalu kesungai ini sepulang sekolah” tanya baekhyun heran
“Maksudku aku
merindukan suasana seperti ini!! Saat kita kecil, kita bertiga selalu tiduran
dibawah pohon ini sambil menatap langit biru dengan sinar matahari yang hangat”
“bukankah kau
sudah melupakan masa kecil kita ya” tanya baekhyun
“itu tidak
benar. Aku mengatakan hal itu supaya chan bisa diam”
Chanyeol
mendatangi mereka berdua sambil berkata “hyaa.. hyun-ah. Pahamu terlihat sangat
jelas diujung sungai sana” ucap chanyeol bercanda sambil menunjukan ujung
sungai.
So hyun
terkejut dengan kedatangan dan ucapan chanyeol. So hyun buru-buru berdiri
supaya lekuk kakinya tidak dilihat oleh chanyeol. Dia merasa malu dan berusaha
menurunkan roknya. Baekhyun melihat so hyun aneh, biasanya so hyun tidak peduli
dengan ucapan chanyeol. Sedangkan chayeol hanya tertawa melihat tingkah so hyun
yang mendadak aneh.
“kau kenapa!!
Rokmu itu sangat pendek. Percuma kau menurunkannya” ujar chanyeol tertawa
“diam kau!!”
ucap so hyun kesal
“sini aku
bantu..” sambung chanyeol mendekat ke so hyun
“kau berani
mendekat…” ucap so hyun mengancam
Baekhyun
mendadak terdiam tanpa senyuman. Dia merasa iri dengan kedekatan so hyun dan
chanyeol. Meskipun baekhyun teman dekat mereka berdua, baekhyun tidak bisa
sedekat ini dengan so hyun.
“setelah kita
lulus sekolah. Ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu.. tolong jangan
terkejut” ucap chanyeol serius
“apa yang ingin
kau katakan!!” tanya so hyun heran
“tunggu saja..”
jawab chanyeol tersenyum manis pada so hyun
Baekhyun
menatap mata chanyeol yang penuh arti. Baekhyun paham betul jika chanyeol
diam-diam menyukai so hyun. Namun baekhyun tidak ingin bertanya pada chanyeol,
baekhyun sudah menebak chanyeol akan mengatakan kalau dirinya menyukai so hyun.
***
Hari ini
pengumuman hasil tes pertama ujian SAT diumumkan dimading sekolah. So hyun
buru-buru berlari menuju mading itu untuk melihat hasil nilanya dites pertama.
Sedangkan chanyeol tidak ada niat untuk melihat nilainya, dia sudah mengetahui
nilainya sebelum dia melihat hasilnya. Namun karena baekhyun penasaran dengan
nilanya, chanyeol terpaksa mengikuti baekhyun dan akhirnya melihat nilanya yang
gagal itu.
So hyun
kegirangan melihat nilainya, so hyun mendapatkan nilai terbaik dites pertama
ujian SAT. Sedangkan baekhyun berada diposisi kesepuluh, cukup membuat baekhyun
lega. Sedangkan chanyeol sama sekali tidak bahagia karena dirinya berada
diposisi 144 dari 200 murid tahun ketiga. Chanyeol benar-benar menyesal tidak
mengerjakan soalnya dengan benar, dia hanya mengandalkan temannya yang sama
sekali tidak ingin memberikan jawabannya. So hyun melihat chan kasihan, dia
berjalan diantara keramaian orang untuk mendekat ke chanyeol.
“tenang saja.
Ini kan baru tes. Untuk ujian SAT yang sebenarnya, kau harus bisa berada di
nomor 100. Atau jika kau mau kau bisa saja berada diposisi 50” ucap so hyun
tersenyum memberikan chanyeol semangat.
“aku tahu. Lagi
pula aku tidak sedih. Aku akan berusaha. Fithing..” balas chanyeol dengan
senyumnya yang khas. Dimana dia selalu menampakan gigi putihnya saat terseyum.
Seseorang yang
berada dibelakang so hyun tidak sengaja mendorong tubuh so hyun. So hyun
terjatuh menabrak chanyeol. Sesuatu yang tidak so hyun harapkan terjadi. Ketika
so hyun menindih tubuh chanyeol tidak sengaja bibir mereka saling bersentuhan.
Untungnya saja suasana saat ini sedang ramai, sehingga tidak ada yang melihat
mereka berdua. So hyun buru-buru berdiri dan membersihkan roknya yang kotor
terkena debu.
“kau tidak
apa-apa!!” tanya chanyeol
“aku minta
maaf. Aku tidak sengaja” jawab so hyun menahan malu
“apa kau
malu???” tanya chan
“aku tidak
malu”
“pipimu berubah
menjadi merah” ucap chan sambil menyentuh pipi so hyun yang terlihat merah. So
hyun mencoba menyembunyikan pipinya yang berubah merah dengan berlari
menghindari chan.
“dia kenapa!!”
tanya baekhyun tiba-tiba
“dia terjatuh
dan menindihku. Tidak sengaja bibir kami bersentuhan…” jawab chan polos
Baekhyun
terdiam dengan jawaban chanyeol. Dia sama sekali tidak menginginkan jawaban
seperti ini. Mungkin bagi chan itu hal biasa, namun baginya itu merupakan
ucapan yang cukup membuat hatinya menjadi sakit dan mendadak kesal dengan chanyeol.
“kau kenapa!!”
tanya chanyeol
“tidak” jawab
baekhyun dengan nada suaranya yang terdengar dingin. Lalu pergi meninggalkan
chan dengan ekspresi wajah yang tidak mengenakan. Chanyeol melihat baekhyun
heran. Dia berfikir apakah baekhyun cemburu.
***
Hari ini
pelaksanaan ujian SAT yang terakhir sedang dilaksanakan. Semua murid terlihat
tenang ketika menjawab soalnya. Chanyeol juga mengerjakan dengan tenang, dia
dan baekhyun sudah belajar bersama. Bahkan setiap malam mereka berdua tidak
pernah absen untuk mendatangi rumah so hyun untuk belajar bersama.
Semua murid
tahun ketiga telah selesai mengerjakan soal ujian SAT. Chanyeol kegirangan
telah menjawab soalnya dengan mudah. So hyun dan baekhyun tersenyum melihat
chan bahagia.
“sebentar lagi
kita akan lulus sekolah. Apa yang akan kalian lakukan setelah lulus!!” tanya
chan pada kedua sahabatnya
“aku akan
kuliah dibidang kedokteran” jawab so hyun tersenyum
“aku kuliah
dibidang fisika. Aku ingin menjadi seorang fisikawan” jawab baekhyun
“Ahh… kalau
aku. Ingin mengatakan sesuatu pada seorang gadis” ucap chan bercanda. Mereka
bertiga kembali membaur dengan suara tawa bahagia.
Untuk merayakan
ujian SAT telah berakhir. Chanyeol mengajak kedua sahabat karibnya untuk
bersantai disebuah café. So hyun menerima ajakan chanyeol karena ujian telah
selesai.
“2 hari lagi
kita akan melihat hasil pengumuman lulus atau tidak lulusnya kita. Aku sudah
tidak sabar..” ucap chanyeol tersenyum. Dia merasa sangat bahagia.
So hyun dan
baekhyun hanya tersenyum melihat chan bahagia. Entah apa yang membuatnya
bahagia, mereka berdua berusaha untuk mengerti dengan perasaan chanyeol.
Ditengah-tengah
mereka bercerita. Baekhyun meminta izin pada mereka berdua karena ibunya
menelepon dan menyuruhnya membeli sebuah kecap manis dan saos yang pedas disebuah
minimarket. Chanyeol dan so hyun tidak heran dengan kebiasaan baekhyun, dia
memang anak yang selalu menuruti keinginan orang tuanya.
Dua hari
kemudian. Semua murid bahagia melihat hasil ujian mereka. 98% murid tahun
ketiga lulus dengan nilai yang baik. Chanyeol benar-benar bahagia peringkatnya
berada diperingkat 96, paling tidak dia meningkat. Sedangkan so hyun dan
baekhyun berada diposisi yang sama. Chanyeol berlari mendekat ke so hyun yang
sedang bercengkrama dengan teman wanitanya dibawah pohon yang rindang. Baekhyun
melihat chanyeol dari kejauhan dan tersenyum.
“hyun-ah. Ada
yang ingin aku katakan padamu…” ucap chan tiba-tiba sambil mengatur nafasnya
“apa yang ingin
kau katakan!!” tanya so hyun heran
“Hyaa… apa kau
lupa. Aku sudah pernah mengatakan hal ini saat kita disungai. Aku ingin jujur
padamu…”
“ya sudah.
Katakanlah”
“aku
menyukaimu. Jadilah pacarku..” ucap chanyeol tiba-tiba
Semua teman so
hyun yang berada disekitar so hyun terkejut dengan pengungkapan chanyeol.
Begitupun dengan so hyun, dia lebih terkejut ketimbang yang lainnya. Baekhyun
dari kejauhan paham betul jika chan sudah menyatakan perasaannya pada so hyun.
Sebenarnya baekhyun kesal, namun dia berusaha terlihat bahagia.
“ka-kau
menyukaiku. Benarkah!! Kau menyukaiku..” tanya so hyun tidak percaya
“itu memang
benar. Aku menyukaimu. Meskipun kita seorang sahabat, apa salah jika aku
menyukaimu..” jawab chan tersenyum pada so hyun
“hyaaa… chanyeol-ah.
Aku sudah lama tidak menyukaimu. Aku minta maaf karena aku akan menolakmu..”
sambung so hyun sambil memalingkan wajahnya dari tatapan chanyeol.
“kau bohong.
Perasaanmu masih sama. Matamu tidak bisa berbohong”
“aku memang
sudah tidak menyukaimu lagi. Sepertinya kita terjebak cinta segitiga”
“sudahlah. Kau
jangan membuat alasan yang tidak masuk akal, jika kau terus-terusan mencari
alasan itu semakin menunjukan kalau kau ini mencoba untuk berbohong” ucap chan
menatap so hyun sambil tersenyum “Jika kau tidak menyukaiku.. apa yang akan kau
lakukan jika aku melakukan hal aneh yang tentu saja akan membuatmu malu!!”
sambung chanyeol
“memangnya apa
yang akan kau lakukan!!” tanya so hyun menantang
Entah mendapat
keberanian dari mana. Chanyeol mendekatkan tubuhnya dengan so hyun, lalu
mencium bibir mungil so hyun. Ciuman ini terasa agak lama, so hyun sendiri
benar-benar terkejut dengan tindakan chanyeol. Semua teman so hyun menyoraki
mereka berdua. Baekhyun dari kejauhan melihat fenomena ini, dia hanya bisa
tersenyum. Chanyeol menghentikan aksinya, dia menatap so hyun yang hanya
terdiam.
“apa yang akan
kau lakukan!!” tanya chanyeol mencoba membuat so hyun sadar dari lamunannya
“Hyaa… kau mau
mati ya” jawab so hyun sambil memukuli tubuh chanyeol. Chanyeol berlari untuk
menghindari pukulan dari so hyun. Chan benar-benar bahagia telah mengatakan
yang sebanarnya.
Selama ini
sejak so hyun mengatakan kalau dia menyukai chanyeol. Chan diam-diam mulai
memperhatikan so hyun dan semakin lama chan mersakan hal yang sama pada so
hyun. Maka tidak heran jika chan selalu menganggu so hyun, dia ingin so hyun
menyadarinya.
***
Beberapa tahun
kemudian. Chanyeol dan baekhyun mengadakan reunian untuk mengenang masa lalu.
Mereka berdua telah sepakat bertemu dicafe tempat biasa mereka berkumpul saat
masih sekolah. Impian baekhyun untuk menjadi seorang fisikawan sudah terwujud,
sedangkan chanyeol berhasil dengan menjadi seorang manager disebuah perusahaan
elektronik. Mereka berdua bercerita sambil tertawa mengingat cerita lucu saat
mereka masih sekolah.
“oh ya.. chan.
Dimana istrimu!! Bukankah istrimu sudah lama melahirkan. Bagaimana keadaan
anakmu. Apa dia sehat?” tanya baekhyun.
Saat ini
chanyeol memang sudah mempunyai seorang istri dan anak. Dia menikah dua tahun
lalu ketika kekasihnya menerima gelar dokter disalah satu universitas di korea.
“aku minta maaf
karena aku tidak datang untuk melihat anakmu. Kau tahu sendiri kan aku sangat
sibuk…” sambung baekhyun
“mereka berdua
sehat. Sebentar lagi mereka akan sampai..” jawab chan sambil melihat jam
tangannya
Ketika chanyeol
selesai mengatakan hal itu. Pintu dicafe itu terbuka, mereka berdua bersamaan
melihat kearah pintu dan tersenyum. Seorang perempuan dengan seorang anak
digendongannya tersenyum pada mereka berdua. Chanyeol tersenyum melihat
istrinya sudah datang, lalu menyuruh istrinya untuk duduk disampingnya.
Chanyeol mengendong anak perempuan tercintanya yang baru berusia 10 bulan,
anaknya sangat lucu dan cantik seperti ibunya.
“kau sama
sekali tidak berubah” ucap baekhyun pada istri chanyeol
“Hyaaa…
memangnya apa yang harus kurubah!! Kau kemana saja, kenapa kau jarang mampir
kerumah kami” jawab istri chanyeol.
“chan. Apa kau
tidak memberikan so hyun uang untuk mengoperasi tinggi badannya. Meskipun sudah
punya anak, tingginya masih sama. Tidak berubah..” balas baekhyun bercanda
“aku sudah
memberinya. Namun dokter mengatakan kalau tinggi badannya tidak bisa dioperasi”
ucap chanyeol sambil tertawa. Baekhyun ikut tertawa mendengar ucapan chanyeol,
sedang so hyun yang ternyata sudah menjadi istri chanyeol hanya bisa menahan
kesal.
Reunian kali
ini memang terasa berbeda. Hubungan chanyeol dan so hyun berakhir bahagia.
Setelah chanyeol mengatakan kalau dirinya menyukai so hyun dan mengajaknya
berpacaran, so hyun menerimanya. Selama mereka berdua berada dibangku
perkuliahan, mereka sudah menjalin hubungan. Sayangnya so hyun menamatkan
kuliahnya agak lama dari chanyeol. Setelah so hyun lulus kuliah, chanyeol
langsung melamar so hyun dan so hyun menerima lamaran chanyeol dengan senang
hati. Sedangkan baekhyun sangat bahagia dengan pekerjaannya sekarang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar